Kamis, 01 Maret 2012

PENENTUAN HARGA PERMINTAAN DAN PENAWARAN


Nama    : Ambrosius Nurhadi Prasetyo
Kelas    : 2KA30
NPM     : 10110601


Latar Belakang


Teori penawaran (demand) dan permintaan (supply) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Model ini sangat penting untuk melakukan analisis ekonomi mikro terhadap perilaku serta interaksi para pembeli dan penjual. Ia juga digunakan sebagai titik tolak bagi berbagai model dan teori ekonomi lainnya. Model ini memperkirakan bahwa dalam suatu pasar yang kompetitif, harga akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen,

Permintaan (Demand)
  Permintaan adalah jumlah keseluruhan barang dan jasa yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai macam hukum tingkat permintaan harga. Masyarakat selaku konsumen harus membeli barang atau jasa keperluannya di pasar. Keadaan ini mengandaikan bahwa barang atau jasa itu memiliki tingkat harga tertentu. Adanya berbagai macam harga di pasar selanjutnya mengandaikan adanya kondisi yang mempengaruhi. Adapun unsure-unsur yang terdapat pada permintaan yakni barang atau jasa, harga dan kondisi yang mempengaruhi


Hukum Permintaan (Demand)
     Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta.
    
Bunyi hukum permintaan :
bila harga naik, jumlah barang yang diminta akan turun. Bila harga turun, jumlah barang yang diminta akan naik”.

     Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap).

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan
a. Selera konsumen (taste)
b. Harga barang itu sendiri (cenderung naik dan turun)
c. Tingkat pendapatan rakyat (income)
d. Ada tidaknya barang lain (substitusi dan komplementer)
e. Jumlah penduduk yang mengkonsumsi barang tersebut



Penawaran (Supply)
    Jumlah keseluruhan barang atau jasa yang akan dijual atau ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga.

Hukum Penawaran (Supply)
     Hukum penawaran adalah semakin tinggi harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Hukum penawaran menunjukkan keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.

Bunyi hukum penawaran:
“bila harga naik, jumlah barang yang ditawarkan juga akan naik. Sedangkan bila harga turun, jumlah barang yang di tawarkan juga akan turun”.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran
a. Harga barang itu
b. Harga barang lain yang erat hubungannya
c. Teknologi
d. Biaya produksi
e. Tujuan perusahaan

Harga Keseimbangan (Ekuilibrium)
  Harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

 











Rumus Keseimbangan Pasar:
Qd = Qs
Ps = Pd

ket:
E   = Titik Keseimbangan
Qd = Jumlah Permintaan
Qs = Jumlah Penawaran
Ps = Harga Penawaran
Pd = Harga Permintaan


Sumber:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar