Senin, 14 Maret 2011

IBD BAB 3

Nama  : Ambrosius Nurhadi Prasetyo
NPM   : 10110601
Kelas   : 1KA26

 
IBD BAB III
KONSEP ILMU BUDAYA DASAR
DALAM KESUSASTRAAN


Pendekatan Kesusastraan
       IBD adalah salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dwngan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai – nilai budaya. Yang semulanya IBD berasal dari bahasa inggris The Humanities, yaitu istilah latin humanus, yang berati manusiawi, berbudaya, dan halus. Agar orang tersebut dapat mempelajarinya lebih dari itu.
       Sastra juga didukung oleh cerita. Dengan cerita orang akan lebiyh mudah tertarik, dan dengan cerita orang lebih mudah mengemukakan gagasan – gagasannya dalam bentuk yang tidak normative. Akan tetapi dalam bentuk musik misalnya, kata – kata penciptanya yang tertelan oleh melodinya.

Ilmu Budaya Dasar Yang Dihubungkan Dengan Prosa
       Istilah prosa banyak pandanannya. Dalam bahasa Indonesia istilah prosa tadi sering kita terjemahkan menjadi cerita rekaan dan didefinisikan menjadi bentuk serita atau prosa kisahan yang mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi, yaitu roman, atau novel, atau cerpen.
Contohnya prosa lama dan prosa baru yang kesusastraannya dari dalam Indonesia.
· Prosa lama meliputi:
1. Fabel.
2. Legenda.
3. Cerita rakyat (fokslore).
4. Tambo.
5. Cerita pelipur lara.

· Prosa baru meliputi:
1. Roman.
2. Riwayat.
3. Antologi.
4. Resensi.
5. Kritik.

*Sumber: http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab3-konsepsi_ilmu_budaya_dasar_dalam_kesustraan.pdf


Pengertian Prosa Fiksi
       Prosa Fiksi adalah kisahan atau ceritera yang diemban oleh palaku-pelaku tertentu dengan pemeranan, latar serta tahapan dan rangkaian ceritera tertentu yang bertolak dari hasil imajinasi pengarangnya sehingga menjalin suatu ceritera.


Nilai-nilai Yang Ada Pada Prosa Fiksi

1. Prosa fiksi memberikan kesenangan.
    Keistimewaannya pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalami sendiri peristiwa
    Tersebut.

2. Prosa fiksi memberikan informasi
    Fiksi memberikan sedikit informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi.

3. Prosa fiksi memberikan warisan cultural
    Prosa fiksi dapat menstimulasi imaginasi dan warisan budaya bangsa.

4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan
    Lewat prosa fiksi sesorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman dengan banyak
    individu.

 karya sastra dapat dibagi menjadi 2 :
  • Karya sastra yang menyuarakan aspirasi zamannya mengajak pembaca untuk mengikuti apa yang dikehendaki zamannya.
  • Karya sastra yang menyuarakan gejolak zamannya, tidak mengajak pembaca melakukan sesuatu tetapi untuk merenung.

Contoh Prosa:

NUANSA WITH LOVE
Hal yang
paling menyedihkan dalam hidup kita adalah ketika kita bertemu dengan seseorang
yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk mengetahui pada akhirnya seseorang
tersebut tidak ditakdirkan untuk bersama kita, sehingga kita harus dengan berat
hati membiarkannya pergi dan berlalu.
Teman terbaik adalah teman dimana
ketika kita duduk di sebuah ayunan, tanpa ada ucapan sekatapun, dan ketika harus
berpisah dengannya terasa seolah hal tersebut merupakan percakapan yang paling
menyenangkan yang pernah kita lakukan bersama.
Adalah benar kita tidak pernah
tahu apa yang telah kita dapatkan hingga kita kehilangannya. Tetapi adalah benar
juga ketika kita tidak tahu apa yang telah hilang hingga hal tersebut
menghampiri kita.
Impikan saja apa yang ingin kita impikan, pergi kemana saja
kemanapun kita ingin pergi, jadilah sebagai sosok yang kita inginkan karena kita
hanya memiliki satu buah kehidupan dan satu buah kesempatan untuk dapat
melakukan semua hal yang kita inginkan.
Letakkan diri kita sebagaimana
layaknya orang lain, jika kita merasa ada hal yang kita lakukan akan menyakiti
diri kita, hal tersebut mungkin akan menyakiti orang lain pula.
Kata-kata
yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulut perselisihan, perkataan
yang kejam dapat menghancurkan kehidupan, sebuah kata yang tidak tepat mungkin
juga mampu menambah beban batin seseorang dan sebuah kata yang penuh cinta kasih
mungkin dapat menyembuhkan dan memberikan berkah. Seseorang memahami orang
lain melalui hati bukan melalui mata dan otaknya.
Kadang-kadang kita dapat
mengatasi sebuah situasi sulit hanya dengan bersedia untuk memahami orang lain.
Karena apa yang paling dibutuhkan oleh seseorang seringkali hanya sekedar
keingintahuan bahwa ada orang lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan
berusaha memahami posisinya.  Orang yang paling bahagia adalah orang yang
tidak merasa selalu membuhtuhkan hal yang terbaik,mereka hanya berfikir, bagaimana mencipta semua hal menjadi terbaik bagi mereka, yang berlalu dalam hidupnya. Cinta dimulai dengan sebuah senyum, kemudian tumbuh dengan sebuah  kecupan, dan berakhir dengan air mata kesedihan.
Ketika kita dilahirkan, kita
menangis begitu kerasnya, sementara orang-orang di sekeliling kita tersebyum
bahagia. Ketika kita meninggalkan hidup maka kittersenyum begitu bahagia sementara orang di sekeliling kita menangis.a ada di pihak yang   tersenyum begitu bahagia sementara orang di sekeliling kita menangis.



Ilmu Budaya Dasar Yang Dihubungkan Dengan Puisi

Pengertian Puisi
Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποι (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya.

Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkulian ilmu budaya dasar adalah sebagai berikut  :
1.Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
2.Puisi dan keinsyafan / kesadaran individual.
3.Puisi dan keindyafan social.
Puisi-puisi umumnya syarat akan nilai-nilai etika,estetika dan juga kemanusiaan.Salah satu nilai kemanusiaan yang banyak mewarnai puisi-puisi adalah cinta kasih(yang terpaut di dalamnya kasih saying, cinta, kemesraan dan renungan).
*Sumber: http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab3-konsepsi_ilmu_budaya_dasar_dalam_kesustraan.pdf

1 komentar: