Senin, 30 September 2013

ANALISIS KERJA SISTEM - SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

Anggota Kelompok :
                                      Ade Firdiyantoro                     ( 19110458 )
Ambrosius Nurhadi Prasetyo   ( 10110601 )
                                      Andreas Utomo                       ( 10110741 )
                                      Oloan JM Clean Hard. S          ( 15110280 )
                                      Ricky Hasiholan                      ( 15110893 )

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

I. Latar Belakang
Perkembangan usaha dunia otomotif saat ini berkembang dengan pesat. Malah bisa dibilang sangat maju. Penjualan mobil, motor, dan kendaraan lain di kota-kota besar sangat banyak pembelinya. Seperti di Jakarta, jumlah kendaraan dan luas jalan sangat tidak berimbang. Itu berarti mengakibatkan kemacetan yang luar biasa. Dalam kemacetan, biasanya tidak banyak yang bisa dilakukan oleh pengendara selain duduk di dalam kendaraannya, atau duduk di atas motornya. Untuk itu dibutuhkan tempat duduk atau jok yang nyaman bagi pengendara.
Jok yang nyaman barangkali menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi pengemudi dan penumpang kendaraan bermotor, termasuk kendaraan besar seperti bus dan truk. Apalagi saat berkendara pada perjalanan jauh. Juga bisa meningkatkan kenyamanan saat terjebak dalam kemacetan. Dengan teknologi yang semakin canggih di dalam segala bidang, bukan tidak mungkin jok mobil atau motor menjadi sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi pemilik kendaraan bermotor. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk meningkatkan kenyamanan saat berkendara. Bisa juga ditambahkan dengan alat pemijat agar tidak kelelahan dalam melakukan perjalanan.
Pada tulisan ini akan membahas sebuah perusahaan jok mobil di Jakarta. Sebagai sebuah perusahaan pembuatan jok mobil, PT Karya Bahana Berlian sudah berdiri sejak bulan Februari 1991. Perusahaan ini memproduksi beberapa produk otomotif seat seperti seat assembly, seat cover, PU foam, dan leather trim cover. Perusahaan ini sangat berkomitmen meningkatkan kualitas dan berusaha yang tidak berhenti untuk merespon permintaan pelanggan. Visi perusahaan ini adalah untuk menjadi satu-satunya perusahaan tempat duduk otomotif dan manufaktur interior di Indonesia. Untuk mewujudkan visinya, perusahaan ini memiliki misi melanjutkan kemajuan dari proses produksi untuk mencapai kualitas maksimum dalam produknya dengan harga yang bersaing.
II. Dasar Teori
Tempat duduk atau jok yang nyaman bagi pengendara memang menjadi sangat penting. Karena kami juga memiliki sepeda motor, untuk perjalanan jauh badan rasanya menjadi lelah dan pegal. Duduk juga tidak nyaman dan membuat pinggul terasa panas. Hal tersebut bisa menimbulkan penyakit akibat terlalu lama duduk atau posisi duduk yang tidak nyaman. Jangan sampai memiliki kendaraan bermotor yang gunanya adalah untuk alat transportasi, justru malah menjadi sumber penyakit bagi yang memakai atau pemiliknya.

III. Studi Kasus
PT Karya Bahana Berlian berdiri tahun 1991. Mereka berkomitmen menjadi perusahaan desain dan manufaktur tempat duduk mobil satu-satunya di Indonesia. Dengan jumlah pegawai 329 orang dan dipimpin Presiden Direktur. Perusahaan ini memproduksi beberapa produk otomotif seat seperti seat assembly, seat cover, PU foam (cold cure), dan leather trim cover. Saat ini PT Karya Bahana Berlian telah memiliki tiga jaringan perusahaan yaitu PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, PT Honda Prospect Motors, dan PT KIA Indonesia Motors.
Arus Transaksi Perusahaan
Pelanggan memesan (order) barang melalui sistem apliksai order penjualan. Order dapat dibuat oleh pelanggan itu sendiri atau melalui tenaga penjual. Order dapat tertulis maupun melalui telepon. Sistem order penjualan mengubah order ke dalam data yang penting untuk mendukung pemrosesan lanjutan terhadap order oleh sistem aplikasi yang lainnya. Aplikasi order penjualan seringkali mengirimkan formulir pemberitahuan kepada pelanggan untuk memberitahukan bahwa order telah diterima dan sedang diproses. Aplikasi order penjualan mengirimkan memo penagihan ke sistem aplikasi penagihan. Memo ini menyajikan data yang diperlukan untuk menyiapkan faktur pelanggan untuk barang yang telah dipesan. Sistem aplikasi penagihan mengirimkan faktur (tagihan) kepada pelanggan untuk pembayaran. Kemudian bagian penagihan mengirimkan nota faktur kepada sistem aplikasi piutang dagang. Bagian piutang dagang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan database pelanggan dan harus memperbaruinya untuk merefleksikan adanya transaksi ini. Secara periodik sistem aplikasi piutang dagang mengirimkan laporan kepada pelanggan yang merincikan total jumlah hutang setiap pelanggan kepada perusahaan. Sistem aplikasi order penjualan mengirimkan order pengiriman ke gudang. Dokumen ini merincikan pengiriman pemesanan yang dilakukan pelanggan, termasuk waktu dan kemana barang harus dikirimkan. Order pelanggan mensyaratkan bahwa order produksi harus dikirimkan ke bagian produksi jika barang yang di order adalah biasa, tidak terdapat dalam persediaan, atau jika barang yang dipesan tidak terdapat dalam persediaan.
Setelah barang dikirimkan kepada pelanggan, bagian pengiriman memberikan rangkapan order pengiriman kepada sistem penagihan untuk mendokumentasikan pengiriman dan untuk memungkinkan dilakukan proses penagihan. Barang-barang yang dikirim kepada pelanggan dikirimkan dari gudang ke fungsi pengiriman. Barang jadi dikirimkan dari sistem produksi ke gudang untuk penyimpanan, kemudian barang diserahkan atau dikirimkan kepada pelanggan.
Aplikasi penjadwalan produksi mengirim jadwal produksi ke sistem produksi. Jadwal ini mengesahkan dan mengendalikan sisem produksi. Laporan posisi produksi dikirimkan ke sistem penjadwalan produksi sehingga jadwal produksi dapat ditelaah dan direvisi. Sistem produksi mengirimkan permohonan pembelian kepada aplikasi pembelian. Bahan mentah harus di-order intuk diproduksi. Sistem aplikasi pembelian bertanggungjawab untuk membuat order kepada pemasok/penjual. Bagian produksi mengirimkan laporan tenaga kerja ke sistem penggajian untuk pembayaran upah dan akumulasi biaya produksi. Bagian pembelian mengirimkan nota penerimaan kepada aplikasi penerimaan. Dokumen ini meng-otorisasi fungsi penerimaan untuk menyetujui penerimaan dari pemasok. Pembelian mengirim order pembelian kepada pemasok untuk memesan barang. Nota pembelian dikirimkan ke sistem aplikasi hutang dagang untuk memulai proses pembayaran.
Barang dagangan diterima dari pemasok. Lalu pemasok mengirimkan faktur kepada perusahaan untuk pembayaran. Faktur ini harus disetujui oleh sistem aplikasi hutang dagang. Bagian penerimaan memberitahukan bagian hutang dagang bahwa barang yang dipesan telah diterima. Bagian hutang dagang meng-otorisasi pembayaran kepada pemasok. Nota pembayaran dikirimkan ke sistem aplikasi untuk diproses.
Karyawan-karyawan menerima pembayaran cek dan dokumen lainnya dari sistem penggajian. Nota pembayaran karyawan dikirim ke sistem aplikasi akuntansi untuk diproses.
Para pelanggan mengirimkan penbayaran melalui rekening mereka kepada perusahaan. Bukti penerimaan kas diproses oleh sistem aplikasi akuntansi. Barang yang dibeli dikirimkan dari bagian penerimaan ke gudang untuk disimpan.






Pengembangan Sistem Informasi

Universitas Gunadarma
Jakarta
2013





Senin, 17 Juni 2013

KARANGAN ILMIAH : BAHAYANYA MEROKOK DAN PENYAKIT YANG DITIMBULKAN

BAB I
PENDAHULUAN

     Pada jaman sekarang ini, kita sudah tidak asing lagi mendengar yang namanya rokok. Rokok sudah merajalela di sekitar kita mulai dari lingkungan rumah sampai iklan-iklan di televisi. Bahkan kita sudah tidak asing lagi melihat orang-orang yang sedang menghisap rokok mulai dari remaja sampai orang tua, bahkan anak kecil pun (sepantaran SD atau SMP) sudah mulai menghisap rokok, sungguh ironis bukan. Kita sebenarnya mengetahui zat-zat yang berbahaya yang terkandung dari rokok tersebut dan dampak dari zat-zat rokok tersebut ada yang menimbulkan beberapa penyakit bahkan ada yang menimbulkan kematian. Tetapi semua orang tidak ada yang memperdulikan bahaya-bahaya tersebut.
      Sebelum ke pembahasan selanjutnya lebih baik kita mengetahui arti dari rokok itu apa. Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.

BAB II
PEMBAHASAN
    


     Di masa modern ini rokok sudah menghipnotis para penggunanya mulai dari remaja sampai orang dewasa bahkan anak kecil pun sudah banyak yang merokok dan itu sudah menjadi kebiasaan hidup sehari-hari. Kebiasaan merokok dianggap dapat memberikan kenikmatan bagi si perokok, namun dilain pihak dapat menimbulkan dampak buruk bagi si perokok sendiri maupun orang – orang disekitarnya. Selain itu banyak penyebab-penyebab atau melatarbelakangi seseorang merokok yaitu agar mendapat pengakuan dari orang lain, pengaruh lingkungan sekitar atau teman-teman, pengaruh iklan di televisi atau media cetak lainnya, untuk menghilangkan rasa kekecewaan, dan sebagainya.
     Sebelum merokok itu mejadi salah satu kebiasaan kita, sebaiknya kita mengetahui zat-zat kimia yang terkandung dari rokok.

A. Zat-Zat Kimia Pada Rokok :
  • Nikotin, kandungan yang menyebabkan perokok merasa rileks.
  • Tar, yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia yang mana 60 bahan kimia di antaranya bersifat karsinogenik.
  • Sianida, senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano.
  • Benzene, juga dikenal sebagai bensol, senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna.
  • Cadmium, sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif.
  • Amonia, dapat ditemukan di mana-mana, tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
  • Formaldehida, cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
  • Hidrogen sianida, racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
  • Arsenik, bahan yang terdapat dalam racun tikus.
  • Karbon monoksida, bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap buangan mobil.



    

B. Penyakit yang Ditimbulkan Dari Rokok

     Setelah mengetahui zat-zat kimia yang terkandung pada rokok, sekarang kita akan mengetahui penyakit-penyakit yang ditimbulkan pada rokok atau bila kita menghisap zat-zat tersebut ke dalam tubuh kita, yaitu :
  • Dapat menimbulkan penyakit jantung
  • Dapat menimbulkan penyakit kanker
  • Dapat menimbulkan penyakit paru-paru (pneumonia, emfisema, dan bronchitis kronis)
  • Dapat menimbulkan penyakit kanker paru-paru
  • Diabetes
  • Impotensi
  • Dapat menimbulkan kebutaan
  • Penyakit mulut
  • Dapat menimbulkan gangguan janin
  • Dapat menimbulkan penyakit pernafasan
  • Bahkan dapat menimbulkan kematian pada sesorang


BAB III
PENUTUP

     Setelah kita mengetahui pengertian rokok, zat-zat yang terkandung dari rokok dan penyakit yang ditimbulkan dari rokok bisa kita simpulkan.
     Bisa kita lihat dari zat-zat yang terkandung pada rokok, zat-zat tersebut ternyata begitu berbahaya sekali bagi kesehatan kita., apalagi sampai masuk ke dalam tubuh kita bisa jadi akan menimbulkan beberapa penyakit bahkan ancamannya adalah kematian. Dan beberapa penyakit yang ditimbulkan dari rokok sangatlah berbahaya bagi kesehatan kita. Maka mulai dari sekarang kita harus bisa menjauhkan rokok dari kehidupan sehari-hari demi kesehatan yang lebih baik.
     Kita harus bisa mencegah dan menjahuhkan rokok dari kehidupan kita. Jangan sampai kita yang terjerumus ke lubang yang salah bisa-bisa kita yang akan menjadi korbannya.


BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
    

Selasa, 11 Juni 2013

PENALARAN INDUKTIF

Sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang penalaran deduktif dan sekarang saya ingin menjelaskan penalaran induktif. Sebelumnya saya mengingatkan kembali pengertian dari penalaran.

Pengertian
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.

penalaran induktif adalah adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif.

Ada 3 jenis penalaran induksi, yaitu :

Generalisasi
Generalisasi adalah suatu proses penalaran yang bertolak dari sejumlah fenomenal individual untuk menurunkan suatu inferensi yang bersifat umum yang mencakup semua fenomena.

Macam-macam generalisasi :
·        Generalisasi sempurna yaitu generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan penyelidikan. Contoh : sensus penduduk
·         Generalisasi tidak sempurna yaitu generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki. Generalisasi ini dapat menghasilkan kebenaran bila melalui pengujian yang benar.

Analogi
Analogi yaitu proses membandingkan dari dua hal yang berlainan berdasarkan kesamaannya kemudian berdasarkan kesamaannya itu ditarik suatu kesimpulan. Kesimpulan yang diambil dengan analogi, yaitu kesimpulan dari pendapat khusus dengan beberapa pendapat khusus yang lain, dengan cara membandingkan kondisinya.

Tujuan Analogi
·         Meramalkan kesamaan
·         Menyingkap kekeliruan
·         Menyusun sebuah klasifikasi

Kausal
Kausal adalah paragraph yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat. Serta bahwa setiap kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta kekhususan-kekhususan eksistensinya dari sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya , merupakan hal-hal yang diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan.

Macam – macam hubungan kausal :
·         Sebab – akibat
·         Akibat –sebab
·         Akibat – akibat

Metode Dalam Menalar
Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif.

Metode Induktif
Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti.

Contoh Paragraf Penelaran Induktif
   Harimau berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan. Babi berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan. Ikan paus berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan.

Sumber:

Rabu, 10 April 2013

SUNGAI DAN PENCEMARANNYA


Latar Belakang

     Sungai merupakan jalan air alami. mengalir menuju Samudera, Danau atau laut, atau ke sungai yang lain.
Sungai merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Air dalam sungai umumnya terkumpul dari presipitasi, seperti hujan,embun, mata air, limpasan bawah tanah, dan di beberapa negara tertentu air sungai juga berasal dari lelehan es / salju. Selain air, sungai juga mengalirkan sedimen dan polutan.

Manfaat Sungai
     Sungai adalah salah satu pemasok air terbesar untuk kebutuhan makhluk hidup. Keberadaan sungai dan kehidupan manusia, tidak bisa dipisahkan sampai kapan pun. Demikian juga dengan kehidupan kehidupan hewan dan makhluk hidup lain, semua tegantung denagan sungai.

Berikut beberapa manfaat sungai untuk kehidupan manusia:
  • Untuk irigasi pertanian
  • Bahan baku air minum
  • Sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah
  • Sebagai sarana transportasi
  • Sebagai energi pembangkit listrik
  • Sebagai pariwisata
  • Budidaya perikanan


Jenis-jenis Sungai

Sungai menurut jumlah airnya dibedakan :
  • Sungai Permanen yaitu sungai yang debit airnya sepanjang tahun relatif tetap.
  • Sungai Periodik yaitu sungai yang pada waktu musim hujan airnya banyak, sedangkan pada musim kemarau airnya sedikit.
  • Sungai Intermittent atau Sungai Episodik yaitu sungai yang mengalirkan airnya pada musim penghujan, sedangkan pada musim kemarau airnya kering.
  • Sungai Ephemeral yaitu sungai yang ada airnya hanya pada saat musim hujan. Pada hakekatnya sungai jenis ini hampir sama dengan jenis episodik, hanya saja pada musim hujan sungai jenis ini airnya belum tentu banyak.


Sungai menurut genetiknya dibedakan :
  • sungai konsekwen yaitu sungai yang arah alirannya searah dengan kemiringan lereng
  • sungai subsekwen yaitu sungai yang aliran airnya tegak lurus dengan sungai konsekwen
  • sungai obsekwen yaitu anak sungai subsekwen yang alirannya berlawanan arah dengan sungai konsekwen
  • sungai insekwen yaitu sungai yang alirannya tidak teratur atau terikat oleh lereng daratan
  • sungai resekwen yaitu anak sungai subsekwen yang alirannya searah dengan sungai konsekwen


Pencemaran Sungai

     Tetapi dibalik keindahan dan pemanfaatan yang benar dari sungai ternyata masih ada sebagian besar masyarakat atau warga menyalahgunakan pemanfaatan sungai yang membuat air sungai tersebut menjadi tercemar. Bahkan di pinggiran atau bantaran sungai sudah menjadi tempat tinggal atau rumah-rumah penduduk, bukan dari rumah penduduk saja dari pabrik atau industri juga mengakibatkan air sungai tercemar.

Pengertian

     Pencemaran sungai adalah tercemarnya air sungai yang disebabkan oleh limbah industri, limbah penduduk, limbah peternakan, bahan kimia dan unsur hara yang terdapat dalam air serta gangguan kimia dan fisika yang dapat mengganggu kesehatan manusia. Pencemar sungai dapat diklasifikasikan sebagai organik, anorganik, radioaktif, dan asam/basa.

Penyebab Pencemaran Sungai

Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda:
  • Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.
  • Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
  • Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berattoksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.
  • Seperti limbah pabrik yg mengalir ke sungai seperti di sungai citarum
  • pencemaran air oleh sampah


Akibat Pencemaran Sungai
  • Dapat menyebabkan banjir
  • Erosi
  • Kekurangan sumber air
  • Dapat membuat sumber penyakit
  • Tanah Longsor
  • Dapat merusak Ekosistem sungai
  • Kerugian untuk Nelayan


     Dengan demikian kita akan mengetahui bahayanya bagi kehidupan makhluk hidup jika air sungai sudah tercemar. Maka dari itu kita sebagai masyrakat yang peduli terhadap lingkungan dan makhluk hidup lainnya perlu melestarikan dan menjaga lingkungan sekitar agar ekosistem makhluk hidup tetap terjaga.

Berikut upaya-upaya melestarikan air sungai:
  • Melestarikan hutan di hulu sungai
  • Tidak buang air di sungai
  • Tidak membuang sampah di sungai
  • Tidak membuang limbah rumah tangga dan industri


*Sumber:

Minggu, 24 Maret 2013

PENALARAN DEDUKTIF


Pengertian
      Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.

      Penalaran deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal Pelangkahan dalam Kasus Umim, yang sebenarnya sudah diketahui dan sudah di analisa, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. 

Metode Dalam Menalar
Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif.

Metode Deduktif
      Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus. Dan pengambilan kesimpulan dari pernyataan yang bersifat umum kesuatu pernyataan yang bersifat khusus. Metode ini digunakan untuk memperoleh gambaran umum.

Syarat-syarat Kebenaran Dalam Penalaran
      Jika seseorang melakukan penalaran, maksudnya tentu adalah untuk menemukan kebenaran. Kebenaran dapat dicapai jika syarat – syarat dalam menalar dapat dipenuhi:

  • Suatu penalaran bertolak dari pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang akan sesuatu yang memang benar atau sesuatu yang memang salah.
  • Dalam penalaran, pengetahuan yang dijadikan dasar konklusi adalah premis. Jadi semua premis harus benar. Benar di sini harus meliputi sesuatu yang benar secara formal maupun material. Formal berarti penalaran memiliki bentuk yang tepat, diturunkan dari aturan – aturan berpikir yang tepat sedangkan material berarti isi atau bahan yang dijadikan sebagai premis tepat


Faktor – faktor penalaran deduktif :
1. Pembentukan Teori
2. Hipotesis
3. Definisi Operasional
4. Instrumen
5. Operasionalisasi

Jenis penalaran deduktif  yaitu:
  • Silogisme Kategorial = Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi.
  • Silogisme Hipotesis = Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis.
  • Silogisme Akternatif = Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif.
  • Entimen = Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.


Contoh Paragraf Penalaran Deduktif

      Mendengarkan musik dapat menenangkan jiwa. Dalam penelitian ilmiah telah dibuktikan bahwa mendengarkan musik itu dapat menenagkan pikiran manusia dari berbagai macam masalah yang sedang dihadapinya. Dengan mendengarkan musik manusia dapat mengurangi masalah yang dipikirkan. Beban berat masalah yang dialami menjadi berkurang sehingga seseorang dapat memecahkan masalah dengan akal sehatnya. Berdasarkan penelitian tentang mendengarkan musik dapat disimpulkan bahwa orang yang suka mendengarkan musik pada umumnya lebih tidak ada beban dan selalu senang.

Sumber:

Senin, 07 Januari 2013

KAITAN SUMBER PRIMER & SUMBER SEKUNDER DALAM MENDUKUNG TEMA KARANGAN


Karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Lima jenis karangan yang umum dijumpai dalam keseharian adalah narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi.

Untuk dapat mengarang suatu tulisan perlu terlebih dahulu mengerti dan memahami beberapa pengertian yang menyangkut kegiatan itu :
  • Mengarang adalah segenap rangkaian kegiatan seseorang mengungkapkan gagasan dan menyampaikan melalui bahasa tulis kepada masyarakat pembaca untuk dipahami.
  • Karangan adalah hasil perwujudan gagasan seseorang dalam bahasa tulis yang dapat dibaca dan dimengerti oleh masyarakat pembaca.
  • Pengarang adalah seseprang yang karena kegemarannya atau berdasarkan bidang kerjanya melakukan kegiatan mengarang.
  • Karang-mengarang adalah kegiatan atau pekerjaan.



Sementara itu karangan dapat dibedakan menjadi 3 karangan yaitu:
  • Ilmiah : Memiliki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa. Misalnya  makalah, laporan, skripsi, tesis, disertasi.
  • Semi ilmiah: karakteristiknya berada di antara ilmiah dan non ilmiah. Misalnya artikel, editorial, opini, feuture, reportase.
  • Non ilmiah: karangan yang tidak terikat pada karangan baku. Misalnya anekdot, opini, dongeng, hikayat, cerpen, novel, roman dan naskah drama.



Sumber Primer

Sumber primer adalah dokumen atau orang yang memberikan kesaksian langsung terhadap suatu keadaan atau peristiwa; dengan kata lain, suatu sumber yang sangat dekat dengan kejadian yang Anda tuliskan. Istilah ini paling sering merujuk pada suatu dokumen yang dihasilkan oleh partisipan pada suatu peristiwa atau seorang pengamat dari peristiwa tersebut. Sumber ini dapat berupa laporan resmi, surat, catatan saksi, otobiografi, atau statistik yang dikompilasi oleh pihak yang berwenang. Bahan sumber primer mungkin membutuhkan suatu pelatihan untuk dapat dipergunakan dengan tepat, terutama pada topik-topik sejarah.

Contoh sumber primer:
  • Korespondensi
  • Buku harian
  • Foto
  • Data penelitian
  • Memoar dan autobiografi


Sumber Sekunder

Secara garis besar, sumber sekunder dapat dipahami sebagai sumber informasi yang menyajikan penafsiran, analisis, penjelasan, ulasan dari pengarang terhadap topik tertentu. Sumber sekunder bisa juga berupa analisis atau paparan yang mengambil sumber primer sebagai objek pembahasannya, sehingga dapat dikatakan bahwa sumber sekunder  merupakan reproduksi dari sumber primer. Seringkali, sumber sekunder ditulis atau direkam bertahun-tahun setelah suatu peristiwa bersejarah terjadi. Pada beberapa kesempatan, sumber sekunder juga digunakan sebagai sarana untuk mengajukan pendapat ataupun mengungkapkan pernyataan yang mendukung pendapat penting dari seseorang maupun kelompok tertentu.

Contoh sumber sekunder:
  • Ensiklopedi
  • Biografi
  • Tinjauan (review) artikel dan literature
  • Analisis data penelitian


Secara garis besar kedua sumber tersebut, primer dan sekunder memang cukup sulit untuk dibedakan. Suatu sumber primer dapat menjadi sumber sekunder, dan begitu pula sebaliknya, tergantung bagaimana seseorang/pengguna menggunakannya.

Sumber:

Selasa, 25 Desember 2012

10 NOVEMBER 45: 1 PERUBAHAN BESAR BAGI GENERASI PEMUDA TERHADAP INDONESIA


Iya, mungkin sekarang kaum pemuda sudah lupa atau mengabaikan tanggal 10 November. Kita tahu sebenarnya tanggal 10 November itu tanggal yang bersejarah bagi negara kita yaitu negara Indonesia. Dimana tanggal 10 November adalah Hari Pahlawan. Sebaiknya kita flashback tentang 10 November agar kaum pemuda ingat itu.

Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 
1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Sejarah singkat Peristiwa 10 November

   Peristiwa 10 November ditandai dengan adanya balas dendam sekutu ( inggris ) karena terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, pemimpin Negara sekutu ( inggris ) tepatnya di  jembatan merah, Surabaya.
   Pada tanggal 10 November 1945, Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum sampai batas jam 6 pagi untuk meminta pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan pada tentara AFNEI dan administrasi NICA. Pada  tanggal 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan berskala besar, yang diawali dengan pengeboman udara ke gedung-gedung pemerintahan Surabaya, dan kemudian mengerahkan sekitar 30.000 infantery, sejumlah pesawat terbang, tank, dan kapal perang. Lalu, inggris membombardir  kota Surabaya dengan meriam dari laut dan darat.
   Dugaan inggris, dalam waktu 3 hari mereka dapat menaklukan kota Surabaya tetapi pelopor muda seperti Bung Tomo menggerakan semangat perlawanan yang tinggi. Sehingga, perlawanan berlanjut di tengah serangan inggris. Pertempuran ini berlangsung selama 3 minggu sebelum kota Surabaya jatuh di tangan inggris.
   Peristiwa 10 November ini menewaskan 6.000 pejuang Indonesia dan 200.000 rakyat sipil mengungsi dari  kota Surabaya. Karena banyaknya korban tersebut, akhirnya kota Surabaya dikenang sebagai Kota Pahlawan pada tanggal 10 November .

Sudah ingatkan kalau tanggal 10 November itu adalah Hari Pahlawan.

Nah sekarang bagaiamana sikap kita sebagai pemuda terhadap bangsa Indonesia saat ini??

   Untuk menumbuhkan kembali rasa nasionalisme bagi kaum pemuda saat ini dimulaihlah dengan hal-hal yang sederhana, seperti mengingat tanggal peristiwa-peristiwa penting terhadap bangsa Indonesia termasuk tanggal 10 November adalah Hari Pahlawan, 28 Oktober adalah Hari Sumpah Pemuda dan sebagainya. Dan kita harus menghormati jasa-jasa para pahlawan kita yang sudah merebut kemerdekaan negara Indonesia dan mengikuti upacara bendera merah-putih.

   Dengan hal sederhana itu tidak cukup untuk membuat rasa nasionalisme kita tumbuh, sebaiknya kita juga ikut tergerak untuk melestarikan kebudayaan-kebudayaan Indonesia agar kebudayaan itu tidak luntur akibat pengaruh dari kebudayaan luar yang masuk ke Indonesia.

“Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah & putih, maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga! (Sepenggal Pidato dari Bung Tomo pd Peristiwa 10 November)

   Maksud dari pidato Bung Tomo tersebut adalah memberi semangat bagi para pejuang untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah dan bisa kita jadikan motivasi untuk kita di kalangan para pemuda untuk terus mencintai dan mempertahankan martabat negara Indonesia.

   Bagi Para Pemuda mari kita tinggalkan kebudayaan yang membuat citra Indonesia atau menghancurkan nama Indonesia di mata dunia seperti tawuran antar remaja, narkoba (drugs), sex bebas, dan sebagainya.

   Mari kita sebagai pemuda penerus bangsa lakukan satu perubahan besar bagi Indonesia menjadi negara yang aman, negara yang sejahtera, dan negara yang adil & makmur. Dan membawa nama Indonesia ke kancah Internasional. Hanya  “THE ONLY IND-ONE-SIA !!!